KKN Unimal Kelompok 22 Dorong UMKM Blang Crok Naik Kelas, Mulai Go Digital Lewat Google Usaha


author photo

13 Agu 2026 - 18.33 WIB


BLANG Crok — Transformasi digital mulai menyentuh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Blang Crok. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 22 mengambil peran dengan mendampingi pelaku UMKM memanfaatkan Google Business Profile atau Google Usaha sebagai sarana promosi dan memperluas jangkauan pasar. Kamis (13 Agu 2026).

Kegiatan yang berlangsung Kamis (6/8/2026) tersebut menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Pendampingan diarahkan agar pelaku UMKM tidak hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut maupun media sosial secara sederhana, tetapi mulai memanfaatkan mesin pencarian Google untuk memperkenalkan usaha mereka kepada calon pelanggan yang lebih luas.

Melalui Google Usaha, pelaku UMKM dapat menampilkan berbagai informasi penting, mulai dari nama dan lokasi usaha, nomor kontak, jam operasional, foto produk hingga kategori usaha. Informasi tersebut membuat keberadaan usaha menjadi lebih mudah ditemukan masyarakat ketika melakukan pencarian di Google.

Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 22 tidak sekadar membuatkan profil usaha. Mereka turut mendampingi pelaku UMKM dalam mengisi data, mengunggah foto produk, melengkapi informasi usaha, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya memperbarui informasi secara berkala.

Langkah tersebut dinilai penting karena keberadaan usaha di ruang digital kini semakin menentukan peluang sebuah produk dikenal dan dijangkau konsumen.

«“Kami berharap lewat Google Usaha ini, UMKM di Desa Blang Crok jadi lebih mudah dikenali masyarakat, sehingga bisa mendongkrak promosi sekaligus membuka peluang mendapat pelanggan baru,” ungkap salah satu mahasiswa KKN-PPM Kelompok 22.»

Tak Sekadar Dibuat, Pelaku UMKM Dibekali Kemandirian

Program tersebut tidak berhenti pada pembuatan profil digital. Mahasiswa juga memberikan pembekalan agar pelaku UMKM mampu mengelola informasi usahanya secara mandiri setelah masa KKN berakhir.

Dengan demikian, Google Usaha yang telah dibuat diharapkan tidak menjadi sekadar akun digital tanpa aktivitas, melainkan dapat terus diperbarui dan dimanfaatkan sebagai instrumen pemasaran.

Bagi mahasiswa KKN-PPM Kelompok 22, digitalisasi UMKM merupakan kebutuhan yang semakin mendesak seiring perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi, membandingkan produk, hingga menentukan tempat membeli barang dan jasa.

Pendekatan tersebut sekaligus menjadi upaya membawa UMKM Desa Blang Crok keluar dari pola pemasaran konvensional menuju ekosistem usaha yang lebih terbuka dan kompetitif.

Kehadiran UMKM Blang Crok di ruang digital diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan visibilitas usaha, sekaligus membuka peluang lahirnya pelanggan baru dari luar lingkungan desa.

Lebih jauh, program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN-PPM Unimal dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Digitalisasi bukan sekadar soal mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi salah satu strategi agar usaha warga desa mampu bertahan, berkembang, dan bersaing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Dengan semakin mudah ditemukan di platform digital, UMKM Desa Blang Crok diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat desa.(**)
Bagikan:
KOMENTAR
 
Copyright @ 2014-2019 - Radar Informasi Indonesia, PT