Mahasiswi FK USK Raih Juara Nasional di Tengah Duka Kepergian Sang Ayah


author photo

20 Sep 2026 - 12.57 WIB


Semarang – Fathiyyah Arafah Afsya, mahasiswi Program Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK), berhasil meraih Juara Harapan II pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQN) Tingkat Nasional 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Fathiyyah merupakan perwakilan Provinsi Aceh dalam ajang yang diikuti peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Capaian tersebut menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi Fathiyyah. Ia tampil di tingkat nasional hanya beberapa hari setelah kepergian sang ayah, di tengah kesibukannya menjalani pendidikan profesi dokter.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk mengikuti MTQN dan membawa nama Aceh. Tahun ini tentunya menjadi perjalanan yang berat bagi saya karena harus tampil beberapa hari setelah ayah berpulang. Saya berusaha untuk tetap menjalankan amanah ini sebaik mungkin,” ungkap Fathiyyah.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FK USK, Dr. dr. Nur Wahyuniati, M.Imun, memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Prestasi Fathiyyah menjadi kebanggaan bagi FK USK. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, ia tetap mampu menunjukkan semangat dan memberikan yang terbaik di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, turut mengapresiasi prestasi yang diraih Fathiyyah. “Keberhasilan Fathiyyah di tingkat nasional menunjukkan bahwa mahasiswa USK memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang. Capaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi universitas dan diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya,” ungkapnya.

Bagi Fathiyyah, MTQN Nasional 2026 bukan hanya tentang sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan untuk terus dekat dengan Al-Qur’an.

“Terima kasih kepada keluarga, pembina, pelatih, dan semua pihak yang telah mendoakan serta mendukung saya. Semoga apa yang saya lakukan ini bisa menjadi salah satu bentuk bakti dan hadiah untuk ayah, serta menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan dekat dengan Al-Qur’an,” tuturnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa USK mampu mengembangkan potensi di berbagai bidang, sekaligus membawa nama Universitas Syiah Kuala dan Provinsi Aceh di tingkat nasional.(R)
Bagikan:
KOMENTAR
 
Copyright @ 2014-2019 - Radar Informasi Indonesia, PT