MEUREUDU – Sekretaris Komisi 1 DPRK Pidie Jaya, Faisal S.Pd (Faisal Gahru), menyatakan dukungan penuh sekaligus apresiasi tinggi atas langkah cepat Bupati Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri dalam memfinalkan lokasi pembangunan 324 unit sisa Hunian Sementara (Huntara). Keputusan ini dinilai sebagai kado kemanusiaan yang tepat waktu bagi masyarakat terdampak bencana.
Dukungan tersebut merespons hasil rapat koordinasi bersama Satgas PRR Aceh, BNPB, dan Forkopimda di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jumat (6/2/2026), yang berhasil memetakan lokasi pasti bagi warga yang selama ini masih menanti kepastian hunian.
Kebijakan Bijak Jelang Bulan Suci
Faisal Gahru menilai momentum finalisasi ini sangat krusial, mengingat umat Muslim akan segera memasuki Bulan Suci Ramadhan. Menurutnya, keputusan pemerintah daerah untuk "mengebut" pembangunan adalah wujud nyata kepekaan pemimpin terhadap kondisi batin rakyatnya.
"Kami di DPRK melihat ini sebagai keputusan yang sangat bijak dan tepat sasaran. Memasuki Bulan Ramadhan, warga tentu mendambakan kekhusyukan dalam beribadah. Dengan adanya kepastian 324 unit Huntara ini, beban psikologis warga yang masih berada di pengungsian dapat terangkat," ujar Faisal Gahru dengan nada tegas.
Transparansi dan Solusi Lahan yang Inovatif
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyoroti transparansi pembagian lokasi, mulai dari area samping Gedung Perpustakaan (125 unit), lahan BNN (125 unit), hingga di Gampong Meunasah Raya (74 unit). Faisal juga memuji kebijakan pemerintah yang membolehkan pembangunan di tanah pribadi dengan syarat administrasi yang jelas.
"Pilihan untuk membolehkan pembangunan di lahan pribadi adalah solusi cerdas untuk memangkas birokrasi lahan. Ini menunjukkan bahwa Bupati dan Wakil Bupati bekerja dengan hati, mencari cara tercepat agar rakyat punya atap yang layak sebelum bedug Ramadhan bertalu," tambahnya.
Harapan Legislatif: Eksekusi Tanpa Tunda
Sebagai Sekretaris Komisi 1 yang membidangi pemerintahan dan hukum, Faisal Gahru memastikan pihak legislatif akan mengawal proses ini hingga kunci rumah diserahkan kepada 324 KK penerima manfaat.
Total Target: 1.275 KK
Realisasi: 951 Unit (Selesai)
Target Percepatan: 324 Unit (Tahap Final)
"Instruksi Bupati untuk 'menyebut' pembangunan harus diterjemahkan dengan kerja keras oleh seluruh SKPK. Jangan ada lagi kendala teknis yang dibuat-buat. Harapan kita, saat Ramadhan tiba, pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Pidie Jaya benar-benar mulai bangkit sesuai visi pimpinan daerah," tutup Faisal. (oeL)