Lhokseumawe - Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan Brigadir TNI Ali Imran bersama sang istri, Ny. Dini Ali Imran, di Korem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Rabu (21/10/2026).
Momen perpisahan itu berlangsung penuh emosional. Para prajurit menunjukkan rasa hormat, kecintaan, dan kebanggaan kepada sosok jenderal yang pernah memimpin Korem 011/Lilawangsa tersebut.
Dalam prosesi pelepasan, Jenderal TNI putra Aceh itu, memberikan penghormatan terakhir kepada satuan dan para prajurit yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya. Ia juga berpamitan secara langsung sebelum meninggalkan lingkungan Korem.
Suasana semakin mengharukan ketika para prajurit secara bersama-sama mengangkat dan memanggul sang jenderal sebagai bentuk penghormatan serta ungkapan kedekatan emosional.
Momen tersebut diiringi isak tangis sejumlah prajurit yang tidak kuasa menahan haru saat melepas perpisahan sang pemimpin penuh tawa dan memberi makna mendalam.
Bagi keluarga besar Korem 011/Lilawangsa, perpisahan itu bukan sekadar pergantian jabatan. Momen tersebut menjadi ungkapan penghargaan atas kepemimpinan, kebersamaan, dan pengabdian Brigjen Ali Imran selama menjalankan tugas di wilayah Aceh.
Dalam pesan perpisahannya, Brigjen TNI Ali Imran mengingatkan seluruh prajurit agar tetap menjaga kesehatan, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas negara.
"Saya pamit. Jaga kesehatan, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi bangsa. Jangan pernah ragu dalam menjalankan tugas. Tugas itu merupakan pengabdian dan amanah yang mulia," ujar Ali Imran.
Ia juga berpesan agar prajurit TNI selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu warga yang menghadapi kesulitan.
"Berjuang bersama rakyat, bantu kesulitan masyarakat dengan ikhlas," pesannya.
Pesan tersebut mencerminkan pentingnya kedekatan TNI dengan rakyat sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.
Berakhirnya tugas Brigjen Ali Imran memberikan kesan mendalam bagi keluarga besar Korem 011/Lilawangsa. Kebersamaan yang terbangun selama kepemimpinannya menjadi kenangan tersendiri bagi para prajurit.
Momen pelepasan itu sekaligus menunjukkan bahwa hubungan antara pemimpin dan prajurit tidak hanya terikat oleh kedinasan, tetapi juga oleh rasa persaudaraan, loyalitas, dan kebanggaan dalam satuan.
Kini, tampuk kepemimpinan tongkat Komando Korem 011/Lilawangsa dipegang oleh Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal yang juga putra asli Aceh.
Danrem Mustafa bersama Ketua persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 011 PD IM, Ny. Cut Veniaty Kamal, beserta para Dandim dan Komandan Satuan Dinas Jawatan turut hadir sekaligus melepas pejabat lama Brigjen TNI Ali Imran menuju tugas dan jabatan yang baru Kasdam Iskandar Muda di banda Aceh.(A1)