BIREUEN- Ratusan santri putra dan putri Pesantren Modern Al Zahrah menyambut kedatangan Ulama Aljazairi, Syaikh Ayyub Aljazair di Halaman pesantren setempat, Senin (19/10/2026). Syaikh Ayyub beserta rombongan tiba di Pesantren Al Zahrah sekitar pukul 12.10 WIB dengan mengenakan jubah dan berpeci putih.
Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Dr.Tgk.H. M Fadhil Rahmi, Lc.,M.Ag dalam kesempatan tersebut secara resmi menyematkan selempang kain merah bermotif pintu Aceh ke tubuh Syekh Ayyub sebagai simbol penghormatan menyambut kedatangan (pemulia jame) di pesantren Al Zahrah.
Kedatangan Syekh Ayyub merupakan penantian lama yang dirindukan oleh seluruh santri dan keluarga besar Al Zahrah.
"Ahlan wa sahlan ya Maulana, Syaikhuna Ayyub fi ma'hadina," sapa Tgk. Fadhil sebagai sambutan penghormatan.
Syekh Ayyub dipastikan akan tinggal dan menetap di komplek Pesantren Modern Al Zahrah membersamai santri dan para pengajar.
"Syaikh Ayyub insyaallah akan menetap dalam jangka panjang di Al Zahrah. Mudah-mudahan kehadiran Syaikh Ayyub di Al Zahrah membawa keberkahan dan kebermanfaatan yang lebih luas," Ungkap Tgk. Fadhil.
Sekilas Tentang Syekh Ayyub
Dilansir dari berbagai sumber menyebutkan bahwa, Syaikh Ayyub merupakan seorang ulama ahlussunnah waljama'ah dan pakar ilmu syariah asal Aljazairi yang dikenal luas sebagai guru spiritual (mursyid) dan maha guru bagi para mahasiswa lintas negara di Indonesia, Malaysia, Afrika, Thailand, khususnya lagi mahasiswa asal Aceh —di Mesir.
Beliau memiliki kedekatan emosional dan hubungan keilmuan yang sangat erat dengan masyarakat serta lembaga pendidikan yang ada di Aceh.
Sejak kecil Syaikh Ayyub sudah terbiasa dengan belajar dan menghafal Al-Qur'an dan ilmu agama di Zawiyah Syaikh Hasan Anshari, Ulama Aljazairi di kampung halamannya.
Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikan formal S1 dan S2 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Sanad keilmuannya secara langsung terhubung dengan ulama-ulama besar Al-Azhar, salah satunya adalah mantan Mufti Agung Mesir, Fadhilatus Syaikh Ali Gomaa. [RN]