Upaya pemulihan pendidikan pasca banjir bandang terus dilakukan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 meresmikan Program Pojok Baca di TK Bungong Hatee, Gampong Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kamis (6/2). Program ini menjadi langkah nyata menghidupkan kembali semangat belajar dan literasi anak-anak yang terdampak bencana.
Peresmian pojok baca dirangkaikan dengan penyerahan 150 buku bacaan anak hasil kolaborasi mahasiswa KKN 19 dengan Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe. Buku-buku tersebut terdiri atas cerita anak, bacaan edukatif, serta buku gambar yang dirancang untuk menstimulasi kreativitas dan minat baca sejak dini.
Program pojok baca dihadirkan sebagai respons atas rusaknya fasilitas belajar, terutama koleksi buku anak, akibat terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu. Mahasiswa KKN 19 menyulap ruang sederhana menjadi area baca yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Penanggung jawab Program Kerja Pojok Baca, Dinda Puspita Sari Hsb, mengatakan pojok baca ini diharapkan mampu mengembalikan keceriaan dan semangat belajar anak-anak pasca bencana.
“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan agar anak-anak tetap memiliki semangat membaca dan belajar. Meski sederhana, kami berharap pojok baca ini dapat memberi kesan positif dan manfaat berkelanjutan bagi anak-anak Paloh Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe menjadi wujud sinergi nyata antara mahasiswa dan lembaga publik dalam mendukung pemulihan pendidikan di daerah terdampak bencana.
Pihak TK Bungong Hatee menyambut baik hadirnya pojok baca tersebut dan berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses belajar mengajar sehari-hari.
Melalui program ini, mahasiswa KKN 19 menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan literasi, sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda Paloh Raya.(**)