Diskusi Bersama Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon: Bupati Aceh Utara Paparkan Capaian Pemulihan Pasca Banjir


author photo

8 Mar 2026 - 01.43 WIB




ACEH UTARA - Sabtu (07/03/2026). Bupati Aceh Utara, Ismail Ajalil, yang akrab disapa Ayah Wa, memaparkan capaian penanganan pasca-bencana banjir yang melanda Bumi Pase pada 26 November 2025. Paparan tersebut disampaikan dalam diskusi khusus jelang buka puasa bersama Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Banjir Aceh, yang berlangsung di sebuah kafe di Aceh Utara.

Di hadapan puluhan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Pers Kawal Rekon, Ayah Wa mengungkapkan berbagai kebijakan dan terobosan dalam upaya mempercepat pemulihan korban terdampak banjir di 25 dari 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

Menurut Ayah Wa, berkat viralnya "Payung," Kabupaten Aceh Utara mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dalam membantu percepatan pemulihan pasca-banjir. 

"Hampir semua menteri dan pejabat pusat telah turun ke Aceh Utara untuk melihat langsung kondisi daerah yang terdampak parah, termasuk daerah terisolir. Ini tidak terlepas dari viralnya 'Payung'," ujar Ayah Wa dengan nada bercanda.

Ayah Wa menyebutkan bahwa hingga saat ini, pembangunan hunian sementara (huntara) telah rampung sebanyak 82 persen dari total 4.500 unit. Sementara itu, pembangunan rumah hunian tetap (huntap) sebanyak 1.000 unit hampir siap untuk dibangun.

"Saat ini, kami sedang mempercepat pembangunan huntara. Mudah-mudahan sebelum Hari Raya Idul Fitri, semua korban yang rumahnya rusak berat dapat menempati huntara. Selain itu, terdapat hampir 1.000 unit huntap yang sedang dibangun, bahkan 103 unit huntap bantuan dari Menkopolhukam akan diresmikan dalam waktu dekat," sebut Ayah Wa.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Aceh Utara saat ini sedang merampungkan pendataan terhadap rumah yang termasuk kategori rusak ringan, agar bantuan dana stimulan dapat disalurkan kepada calon penerima sebelum Lebaran.

"Kami telah menghimbau kepada para Keuchik dan Camat untuk segera merampungkan pendataan rumah rusak ringan, agar bantuan dana stimulan dapat disalurkan secepatnya," jelasnya.

Ayah Wa turut menyampaikan harapannya agar dilakukan pendataan terhadap kepala keluarga (KK) gantung yang rumahnya rusak berat, sehingga dapat diusulkan untuk mendapatkan huntap, serta pendataan rumah yang berlumpur lebih dari 20 cm agar bisa dikategorikan sebagai rusak ringan.

"Jadi, untuk rumah yang berlumpur di atas 20 cm, harap didata sebagai rusak ringan. Begitu juga dengan yang berstatus KK gantung, agar mereka bisa mendapatkan rumah huntap," pungkas Ayah Wa.(RB)
Bagikan:
KOMENTAR