MEUREUDU – Di bawah kepemimpinan Bupati H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME, Kabupaten Pidie Jaya kembali menunjukkan dedikasi tinggi dalam perlindungan masyarakat. Berkat kecepatan dan akurasi birokrasi dalam melaporkan dampak bencana hidrometeorologi, Pidie Jaya berhasil menjadi daerah prioritas yang menerima bantuan stimulan dari Pemerintah Pusat dalam waktu singkat.
Hal ini terungkap saat Bupati menyambut kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sosial RI di Pidie Jaya dalam rangka penanganan pascabencana. Ketegasan Bupati dalam menginstruksikan pendataan yang cepat namun tetap valid menjadi kunci utama perhatian pusat tertuju pada kabupaten ini.
"Alhamdulillah, Pidie Jaya menjadi salah satu kabupaten yang paling awal menyampaikan laporan dampak bencana secara komprehensif. Kecepatan administrasi ini berbanding lurus dengan percepatan bantuan stimulan yang kini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak," ujar H. Sibral Malasyi dengan lugas.
Transparansi dan Sinergi di Lapangan
Bupati menjelaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar kerja di balik meja, melainkan hasil sinergi lintas sektor. Pendataan terhadap rumah yang mengalami kerusakan baik kategori ringan, sedang, berat, hingga hilang dilakukan secara transparan.
Proses validasi melibatkan:
Perangkat Gampong sebagai garda terdepan data warga.
Tim Teknis Kabupaten & Kecamatan untuk akurasi infrastruktur.
Pendampingan TNI dan Polri guna memastikan data tepat sasaran dan objektif.
Realisasi Bantuan Skala Besar
Sebagai buah dari diplomasi dan laporan yang kredibel, Kementerian Sosial RI menyalurkan total bantuan fantastis senilai Rp241,6 miliar untuk masyarakat Pidie Jaya. Berikut adalah rincian bantuan yang dikawal langsung oleh Bupati:
Jenis Bantuan -
Stimulan Sosial Ekonomi -
Sasaran 18.839 KK
Nilai Nominal Rp94,19 Miliar
Jenis Bantuan
Jaminan Hidup
Sasaran 66.629 Jiwa
Nilai Nominal Rp89,94 Miliar
Jenis Bantuan
Isi Hunian Sementara
Sasaran 18.839 KK
Nilai Nominal Rp56,51 Miliar
Jenis Bantuan
Santunan Ahli Waris
Sasaran 56 Jiwa
Nilai Nominal Rp840 Juta
Jenis Bantuan
Santunan Korban Luka
Sasaran 23 Jiwa
Nilai Nominal Rp115
Selain bantuan finansial, Pemerintah Pusat juga mengirimkan perlengkapan ibadah serta dukungan alat berat untuk mempercepat normalisasi wilayah pascabencana.
Langkah responsif H. Sibral Malasyi ini menegaskan komitmen pemerintah daerah bahwa keselamatan dan kesejahteraan warga adalah prioritas utama. Dengan pemulihan yang berjalan lebih awal, Pidie Jaya optimis dapat bangkit lebih kuat dari dampak bencana yang melanda. (oe£_)