Lhokseumawe — Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan (KPw) Lhokseumawe menggelar temu media dalam rangka koordinasi Pekan Akselerasi dan Sinergi Ekonomi Syariah (Pase Fest) 2026, sebagai upaya memperkuat pemulihan ekonomi dan menjaga stabilitas daerah menjelang momentum Ramadhan. Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPw BI Lhokseumawe itu dipimpin langsung Kepala KPw BI Lhokseumawe, Prabu Dewanto. Dalam pertemuan tersebut, BI memaparkan sejumlah program strategis yang akan dilaksanakan sepanjang Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.
Salah satu program utama yang disiapkan adalah Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026, yang menghadirkan layanan penukaran uang layak edar di berbagai wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe.
“Layanan penukaran uang akan disediakan di sejumlah titik di berbagai kabupaten dan kota agar masyarakat lebih mudah mendapatkan uang layak edar menjelang Hari Raya,” ujar Prabu.
Secara rinci, layanan tersebut akan hadir di 95 titik di Lhokseumawe, 33 titik di Aceh Utara, 22 titik di Aceh Timur, 22 titik di Langsa, 22 titik di Aceh Tamiang, 16 titik di Aceh Tenggara, 16 titik di Gayo Lues, 16 titik di Aceh Tengah, 16 titik di Bener Meriah, serta 22 titik di Bireuen.
Selain layanan penukaran uang, Pase Fest 2026 juga akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan ekonomi syariah yang digelar di sejumlah kabupaten dan kota di wilayah kerja BI Lhokseumawe.
Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Maret 2026 di Kota Lhokseumawe. Kota ini dipilih karena dinilai menunjukkan pemulihan ekonomi yang progresif dan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi bagi wilayah sekitarnya.
Melalui Pase Fest, BI berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat semakin kuat dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah serta menjaga stabilitas ekonomi regional di momentum Ramadhan.(A1)