Aliansi Bumi Mulia Aceh Dukung Geusyik, Sayangkan Respons Bupati Aceh Utara


author photo

20 Apr 2026 - 14.18 WIB


ACEH UTARA – Ketidakpastian pencairan bantuan banjir di Kecamatan Dewantara menuai sorotan dari Aliansi Bumi Mulia Aceh. Hingga saat ini, masyarakat setempat dilaporkan belum menerima bantuan, meskipun peristiwa banjir telah berlalu sekitar lima bulan.

Aliansi Bumi Mulia Aceh menyampaikan keprihatinan atas kondisi tersebut, mengingat di sejumlah kecamatan lain bantuan serupa disebut telah terealisasi. Perbedaan ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait proses, mekanisme, serta kendala yang menyebabkan bantuan di Dewantara belum tersalurkan. “Ini menjadi perhatian serius kami. Masyarakat membutuhkan kejelasan dan kepastian, terutama terkait hak mereka atas bantuan pascabencana,” demikian disampaikan Aliansi Bumi Mulia Aceh dalam pernyataan resminya, Senin (20/4/2026).

Aliansi Bumi Mulia Aceh juga menyatakan dukungan penuh terhadap para Geusyik di Kecamatan Dewantara yang telah lebih dulu menyampaikan pernyataan sikap terkait belum cairnya bantuan tersebut. 

Sikap Geusyik dinilai sebagai representasi suara masyarakat yang menginginkan keadilan dan kepastian dari pemerintah.
Dalam pernyataan tersebut, Aliansi Bumi Mulia Aceh mengajukan sejumlah tuntutan kepada pihak terkait. Pertama, meminta penjelasan resmi mengenai alasan belum terealisasinya pencairan bantuan di Dewantara. Kedua, mendorong transparansi data penerima dan proses penyaluran agar dapat diakses oleh masyarakat. Ketiga, meminta kepastian waktu atau timeline pencairan bantuan. Keempat, mengajak semua pihak untuk memastikan distribusi bantuan berjalan adil dan merata.

Perwakilan Aliansi Bumi Mulia Aceh, Musliadi Salidan, SP., M. Agr, yang juga putra Dewantara menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat dalam situasi ini. 

“Dalam proses penyaluran bantuan tentu ada tahapan dan kendala. Namun masyarakat sangat membutuhkan kepastian. Kami berharap ada komunikasi yang terbuka serta solusi konkret agar bantuan ini segera dirasakan oleh masyarakat Dewantara,” ujarnya.

Aliansi Bumi Mulia Aceh juga menyayangkan respons Bupati Aceh Utara yang dinilai belum memberikan kejelasan substansial terkait persoalan ini.

Minimnya penjelasan yang komprehensif justru menambah kebingungan di tengah masyarakat yang sudah lama menunggu realisasi bantuan.

Sebagai langkah lanjutan,
Aliansi Bumi Mulia Aceh berencana melakukan audiensi dan komunikasi langsung dengan pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang lebih komprehensif sekaligus mendorong percepatan realisasi bantuan.

Aliansi Bumi Mulia Aceh juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini secara konstruktif serta berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, demi memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan tepat waktu.(**)
Bagikan:
KOMENTAR