‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

“Main Media Sosial Boleh, Tapi Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri”


author photo

1 Apr 2026 - 11.47 WIB




Bangun tidur, langsung buka HP. Cek notifikasi, scroll TikTok, lihat Instagram, lanjut ke WhatsApp. Tanpa sadar, waktu sudah habis banyak cuma buat lihat layar. Media sosial sekarang memang sudah jadi bagian dari hidup sehari-hari. Tapi, kalau tidak hati-hati, kita bisa ikut “terbawa arus” tanpa sadar.
Di media sosial, semua informasi bercampur jadi satu. Ada yang bermanfaat, tapi banyak juga yang bikin emosi, overthinking, bahkan salah paham. Kadang kita langsung percaya, langsung komentar, bahkan langsung share padahal belum tentu benar.
Menurut pakar komunikasi digital, Dr. Rulli Nasrullah, “Penting untuk punya kemampuan berpikir kritis saat menggunakan media sosial, supaya tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas.” Artinya, kita harus lebih pintar menyaring apa yang kita lihat, jangan asal telan mentah-mentah.
Dari sisi psikologis juga tidak kalah penting. Psikolog Dr. Rose Mini Agoes Salim mengatakan, “Terlalu lama bermain media sosial bisa membuat seseorang merasa cemas, lelah, bahkan tidak percaya diri.” Ini sering terjadi, apalagi kalau kita terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain di media sosial.
Makanya, penting banget ada kesadaran dari diri sendiri. Media sosial itu boleh dipakai, tapi jangan sampai menguasai hidup kita. Kita juga perlu saling mengingatkan, baik di keluarga, teman, atau lingkungan sekitar, supaya lebih bijak dalam menggunakannya.
Coba mulai dari hal kecil. Sebelum share sesuatu, tanya dulu: ini benar nggak? ini penting nggak? Jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang salah. Selain itu, pilih konten yang positif dan bermanfaat, bukan yang bikin emosi atau stres.
Ada beberapa tips sederhana yang bisa dicoba. Pertama, batasi waktu main media sosial. Kedua, jangan langsung percaya semua yang dilihat. Ketiga, istirahat sejenak dari media sosial kalau sudah mulai capek. Dan terakhir, gunakan media sosial untuk hal yang lebih berguna, misalnya belajar atau cari inspirasi.
Intinya, media sosial itu alat. Mau dipakai untuk hal baik atau tidak, semua tergantung kita. Jadi, yuk lebih bijak. Jangan sampai karena terlalu asyik scroll, kita malah lupa sama diri sendiri.
Bagikan:
KOMENTAR