OLEH : TRI SISWOYO (PEMERHATI SOSIAL)
Kota Balikpapan telah dihadapkan oleh lonjakan kasus campak di awal tahun 2026 hingga Maret. Dinas kesehatan kota Balikpapan mencatat lebih dari 200 kasus yang telah menyebar hampir merata di seluruh kelurahan.
Fenomena ini terbilang tidak biasa dan sangat menghawatirkan. Jika biasanya campak menyerang pada anak anak data dari DKK menunjukkan sebagian besar penderita justru menyerang pada orang dewasa.
Pada tahun lalu menurut Kemenkes kasus campak di Indonesia meningkat pesat yaitu mencapai 64.82. Meningkatkannya lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya.
Kejadian luar biasa (KLB) 45 kejadian di 29 kabupaten/ kota pada 11 Provinsi yaitu, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Selanjutnya ada 10 kabupaten kota dengan jumlah suspek dan kasus tertinggi pada tahun 2026 Tangerang Selatan, Bima , Tangerang, Depok Jakarta pusat, Palembang dan Padang.
Kasus campak yang merebak di berbagai daerah di Indonesia bukti suatu kelalaian negara dalam menjaga keselamatan generasi. Rendahnya cakupan imunisasi dan tidak ketersediannya vaksin campak di RS sangat berpengaruh terhadap Herd immunity atau kekebalan kelompok.
Herd immunity merupakan situasi di mana sebagian besar masyarakat terlindungi / kebal terhadap penyakit tertentu sehingga menimbulkankan dampak langsung (indireck effect) yaitu turut terlindungi kelompok masyarakat yang bukan merupakan sasaran imunisasi dari penyakit yang bersangkutan.
Jadi apa bila kelompok yang rentan seperti bayi dan balita terlindungi melalui imunisasi maka penularan penyakit di masyarakat akan terkendali sehingga kelompok usia yang lebih dewasa pun sulit terlindungi. Hal itu dikarenakan transmisi penyakit yang rendah, kondisi tersebut hanya dapat tercapai dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata. Namun penanganan ini tidaklah cukup karena masyarakat sudah terlanjur hilang kepercayaan terhadap penguasa .
Perlu diketahui campak atau Rubella adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari keluarga Paramyxoviridae dengan genum morbllivirus. Penyakit ini menyerang saluran pernafasan terlebih dahulu lalu menimbulkan gejala sistematik seperti demam, batuk, pilek sakit tenggorokan, mata merah hingga ruam menyeluruh di kulit.
Penyakit ini tidak boleh dianggap remeh. Masalah ini adalah tanggung jawab negara untuk mencegah berjangkitnya penyakit. Negara telah lalai dalam menyiapkan aspek aspek mendasar untuk mewujudkan daya tahan dan kuat melawan campak seperti peningkatan gizi yang baik dan lingkungan yang sehat. Hal ini sulit terwujud dalam sistem kapitalisme.
Dalam Islam Islam menjadikan negara sebagai Raa'in pengurus kemaslahatan Rakyat. Sebagaimana perintah Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim
"Bahwa seorang kepala Negara akan dimintai pertanggungjawabannya perihal Rakyat yang dipimpinnya"
Negara harus mengerahkan berbagai upaya dan menjadikan generasi sehat dan mencegah dari yang mengancam kesehatan generasi agar tidak terjadi wabah campak Negara juga wajib mewujudkan perlindungan generasi dari berbagai bahaya ancaman virus campak .
Sebagai mana firman Allah SWT dalam surah An' Nisa 9 " Dan hendaklah takut kepada Allah orang orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak anak yang lemah yang mereka khawatir kan terhadap (kesejahteraan mereka.
Semua ini akan terwujud di dalam sistem penerapan Islam secara Kaffah dalam bingkai khilafah.
Wallahu alam bisowab