‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

Energi Lhokseumawe Terus Dikeruk, Anak Muda IPNU Pertanyakan Masa Depan Daerah


author photo

12 Mei 2026 - 08.19 WIB



Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kota Lhokseumawe mulai menyoroti kembali isu energi dan migas yang selama ini dinilai belum sepenuhnya memberi dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Lewat sebuah diskusi strategis yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kota Lhokseumawe, generasi muda diajak membedah potensi energi daerah sekaligus mengkritisi arah pembangunan yang dinilai masih minim melibatkan pemuda.

Kegiatan yang diikuti kader pelajar, mahasiswa, dan sejumlah pemuda itu membahas potensi sektor migas, industri energi, hingga peluang pengembangan energi masa depan di Kota Lhokseumawe. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan terkait masa depan ekonomi daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan industri migas di Aceh.

Ketua PC IPNU Kota Lhokseumawe, Khalish Nur Hidayatullah, menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah besarnya potensi energi yang dimiliki daerah.
“Generasi muda harus paham tentang energi dan migas. Sektor ini bukan hanya soal industri, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Khalish dalam forum diskusi tersebut.

Ia menilai, Lhokseumawe memiliki sejarah panjang sebagai daerah industri energi nasional. Namun, menurutnya, pemahaman generasi muda terhadap potensi tersebut masih rendah akibat minimnya ruang edukasi dan keterlibatan pemuda dalam pembahasan isu strategis daerah.

Dalam diskusi itu, peserta juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan generasi muda guna mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing menghadapi perkembangan industri dan teknologi energi di masa depan.

Selain itu, forum tersebut turut mengangkat kritik terhadap arah pembangunan daerah yang dinilai belum sepenuhnya mampu memaksimalkan potensi migas untuk kepentingan masyarakat luas. Peserta berharap sektor energi tidak hanya menjadi simbol kejayaan masa lalu, tetapi mampu melahirkan peluang ekonomi baru bagi generasi muda Lhokseumawe.

Melalui kegiatan tersebut, PC IPNU Kota Lhokseumawe berharap muncul kesadaran kolektif di kalangan anak muda untuk lebih aktif memahami potensi daerah serta terlibat dalam mengawal pembangunan yang berorientasi pada kemandirian dan daya saing daerah.(**)
Bagikan:
KOMENTAR