Semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda terus menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan ekonomi dan persaingan kerja yang semakin kompetitif. Dalam konteks tersebut, kegiatan Talkshow Entrepreneurial LEAP yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Malikussaleh pada Senin, 11 Mei 2026 di Aula Cut Meutia, Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, menjadi langkah positif yang patut diapresiasi.
Mengangkat tema “Sinergi Rumah BUMN dan UMKM Lokal dalam Mencetak Pengusaha Muda Kreatif”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum diskusi biasa, melainkan ruang edukatif yang mempertemukan mahasiswa dengan pelaku usaha dan praktisi kewirausahaan. Kehadiran forum seperti ini menunjukkan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam membangun pola pikir inovatif dan mandiri bagi mahasiswa, khususnya di bidang ekonomi kreatif.
Inisiatif yang dilakukan secara mandiri oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik juga mencerminkan meningkatnya kesadaran organisasi mahasiswa terhadap pentingnya pengembangan kapasitas generasi muda di luar ruang akademik formal. Ketua Himpunan, Revo Bayu Erlangga, menilai kegiatan tersebut sebagai program inspiratif yang mampu memberikan dampak positif bagi mahasiswa. Apresiasi yang disampaikannya kepada panitia, terutama dominasi perempuan dalam kepanitiaan, sekaligus menjadi gambaran bahwa kepemimpinan dan kerja sama dapat tumbuh dari siapa saja tanpa memandang gender.
Pandangan serupa turut disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Teuku Zulkarnaen S.E., M.M., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa generasi muda tidak boleh takut bermimpi menjadi entrepreneur inovatif yang berani menghadapi tantangan zaman. Pernyataan tersebut relevan dengan kondisi saat ini, ketika banyak anak muda masih ragu memulai usaha karena keterbatasan pengalaman maupun ketakutan menghadapi kegagalan.
Kehadiran narasumber dari berbagai sektor usaha, seperti perwakilan Rumah BUMN by PLN Muhammad Fathurrahman Jasmi Alfariz, CEO Lingka Handmade Muhammad Reza, dan Owner Saturzey Elvia Zelly, memberikan perspektif nyata mengenai dunia bisnis kreatif.
Pembahasan mengenai branding produk, pemanfaatan media digital, hingga strategi inovasi usaha menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dinamika industri modern.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, talkshow ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara kampus, UMKM lokal, dan lembaga pendukung usaha seperti Rumah BUMN dapat menjadi fondasi dalam mencetak pengusaha muda yang kreatif dan adaptif. Di tengah era digital yang terus berkembang, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali teori akademik, tetapi juga perlu didorong untuk memiliki keberanian menciptakan peluang usaha sendiri.
Kegiatan semacam ini diharapkan tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan terus berlanjut sebagai gerakan kolektif untuk membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. Dengan demikian, lahir lebih banyak pionir muda yang tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Penulis: Dela Ataya Sabilla