‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

GEMPARKAN SHANGHAI! Tiga Mahasiswi Kedokteran USK Sabet Gold Medal Internasional Lewat Inovasi Hidrogel Penangkal Eksim


author photo

16 Jun 2026 - 05.32 WIB


Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung dunia. Tiga mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran USK sukses mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Gold Medal pada ajang bergengsi The 9th China (Shanghai) International Exhibition of Inventions 2026 yang berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Shanghai World Expo Exhibition and Convention Center (SWEEC), Shanghai, China.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) tersebut merupakan salah satu ajang inovasi dan penemuan internasional paling prestisius yang mempertemukan para inventor, peneliti, dan inovator dari berbagai negara untuk memamerkan hasil karya terbaik mereka.

Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari sedikitnya 13 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Arab Saudi, Iran, Hong Kong, China, Rusia, Polandia, dan Romania, tim USK tampil gemilang melalui inovasi bertajuk Ulvera Hydrogel. Produk ini merupakan sediaan hidrogel berbahan kombinasi ekstrak selada laut dan lidah buaya yang dikembangkan sebagai solusi perawatan kulit untuk penderita eksim kering.

Inovasi tersebut berhasil mencuri perhatian dewan juri pada kategori Personal Care Product dan mengantarkan tim USK meraih medali emas di tengah persaingan ketat lebih dari 1.000 inovasi dari berbagai negara.

Tim peraih prestasi tersebut terdiri atas Zahratul Dwi Safrina, Debby Tri Handayani, dan Nadira Yasvina, yang seluruhnya merupakan mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran USK. Dalam pengembangan inovasi ini, mereka dibimbing oleh Dr. Suryawati, Apt., S.Si., M.Sc.

Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Kompetisi diawali dengan seleksi abstrak inovasi, dilanjutkan penetapan finalis yang berhak mengikuti pameran internasional. Seluruh finalis kemudian diwajibkan mempresentasikan produk secara langsung di hadapan dewan juri serta memamerkan inovasinya melalui stan pameran yang telah disiapkan.

Tahun ini menjadi penyelenggaraan ke-9 ajang tersebut dan menghadirkan ratusan inventor terbaik dunia yang berkompetisi dalam 22 kategori inovasi. Selain menjadi arena perlombaan, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi global yang mempertemukan penemu dan organisasi dari berbagai negara untuk mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Keberhasilan tim Fakultas Kedokteran USK meraih Gold Medal menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional melalui riset serta inovasi yang solutif. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Universitas Syiah Kuala sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten melahirkan karya inovatif berdaya saing global.

Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa USK untuk terus berkreasi, berinovasi, dan berani tampil di panggung internasional. Dengan semangat riset yang terus berkembang, karya-karya mahasiswa USK diyakini akan semakin dikenal dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta masyarakat dunia.(A1)
Bagikan:
KOMENTAR