‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

Mahasiswa KKN IAIN Langsa Terlibat Langsung dalam Persiapan Pesta Adat Besilam, Perkuat Nilai Gotong Royong dan Pelestarian Tradisi


author photo

26 Jul 2026 - 21.56 WIB




LANGKAT – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Kelompok 1 Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, terlibat langsung membantu masyarakat dalam rangkaian persiapan hingga pelaksanaan pesta adat. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial antara mahasiswa dan warga. Min (26 Jul 2026).

Dalam kegiatan itu, mahasiswa laki-laki ikut bergotong royong atau rewang dengan membantu menata perlengkapan pesta, mengangkat peralatan, menyiapkan lokasi acara, serta mendukung proses memasak bersama masyarakat. Sementara mahasiswa perempuan bertugas membantu penyajian hidangan dan melayani tamu undangan selama berlangsungnya acara.

Ketua Kelompok KKN IAIN Langsa Desa Besilam, T. Muntasya Dimar, mengatakan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari pembelajaran di lapangan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga penguatan nilai kepedulian sosial dan pelestarian budaya lokal.

"Melalui keterlibatan ini kami belajar secara langsung mengenai makna kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan yang masih sangat kuat dijaga oleh masyarakat Desa Besilam. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami," ujarnya.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, mahasiswa juga mengamati sejumlah tradisi adat yang masih dipertahankan masyarakat Besilam. Sebelum resepsi dilaksanakan pada malam hari, warga menggelar khataman Al-Qur'an sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus doa agar seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan mendapat keberkahan. Pada waktu yang sama, dilaksanakan pula prosesi berinai bagi kaum perempuan sebagai bagian dari tradisi menjelang pesta.

Keunikan lainnya terlihat pada pola penerimaan tamu. Masyarakat Besilam membedakan waktu kehadiran tamu berdasarkan jenis kelamin, yakni tamu perempuan menghadiri pesta pada siang hari, sedangkan tamu laki-laki hadir pada malam hari setelah salat Magrib. Tradisi tersebut masih dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat dan nilai kesopanan yang diwariskan secara turun-temurun.

Suasana pesta juga diwarnai penampilan marhaban dan pembacaan Barzanji yang dibawakan masyarakat setempat. Lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW menambah nuansa religius sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat.

Kehadiran mahasiswa KKN IAIN Langsa mendapat apresiasi dari warga karena dinilai aktif membantu sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Partisipasi tersebut mencerminkan semangat pengabdian sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menjaga nilai gotong royong, tradisi adat, serta budaya keagamaan yang tetap lestari di Desa Besilam.(**)
Bagikan:
KOMENTAR