Ketua DPRK Lhokseumawe Hadiri Festival Geulayang Tunang, Budaya Aceh Jadi Simbol Persatuan


author photo

2 Nov 2026 - 21.55 WIB


LHOKSEUMAWE — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Faisal Haji Isa, menghadiri Festival Geulayang Tunang Piala Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh di Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Lhokseumawe beserta jajaran, unsur Kodim 0103/Aceh Utara, jajaran Batalyon Kavaleri 11/Macan Setia Cakti, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat.

Festival ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri tahun 2026. Lebih dari sekadar perlombaan layang-layang tradisional, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga eksistensi warisan budaya Aceh di tengah perubahan zaman.

Geulayang Tunang merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dan memiliki nilai sosial dalam kehidupan masyarakat Aceh. Pelestariannya dinilai penting untuk menjaga identitas budaya daerah, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap tradisi lokal.

Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal Haji Isa, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan festival tersebut, mulai dari jajaran penyelenggara, unsur TNI-Polri, hingga masyarakat Kota Lhokseumawe.

Ia berharap kegiatan berbasis budaya seperti ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu memperkuat persatuan, membangun semangat gotong royong, dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

“Merawat budaya berarti menjaga identitas dan jati diri daerah. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini harus terus dipelihara demi memperkuat persaudaraan dan persatuan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum kegiatan tersebut.

Festival Geulayang Tunang diharapkan menjadi salah satu ruang pelestarian budaya sekaligus sarana mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan warga.

Dengan semangat Sukses Mulia Bersama, masyarakat diharapkan terus mengambil bagian dalam menjaga tradisi, memperkuat persaudaraan, serta mewujudkan Kota Lhokseumawe yang harmonis, aman, dan bermartabat.(Adv)
Bagikan:
KOMENTAR