Bangun Sumur Bor Pascabanjir, Azhari Cage Tegaskan Tak Perlu Anggaran Rp150 Juta


author photo

5 Jan 2026 - 11.13 WIB



Aceh Utara — Anggota DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, menegaskan bahwa pembangunan sumur bor untuk kebutuhan air bersih pascabanjir di Aceh dan Sumatera Utara tidak memerlukan anggaran besar hingga Rp150 juta. Menurutnya, dengan biaya Rp8 juta hingga Rp10 juta, satu unit sumur bor sudah dapat dibangun dan langsung dimanfaatkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Azhari Cage saat meninjau langsung proses dan hasil pembangunan sumur bor di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Senin (5/1/2026).

“Hari ini kita lihat langsung, sumur bor ini sudah jadi dan mengeluarkan air bersih. Anggarannya cukup delapan sampai sepuluh juta rupiah, tidak perlu sampai 150 juta,” ujar Azhari.

Ia mengungkapkan, dari rencana awal pembangunan 20 sumur bor, hingga saat ini telah rampung sembilan unit yang seluruhnya telah mengalirkan air bersih. Sumur-sumur tersebut tersebar di beberapa wilayah terdampak.

“Delapan kecamatan di Langkahan, lima titik di Kecamatan Baktiya, dan satu di Kabupaten Pidie Jaya. Semuanya sudah berfungsi,” jelasnya.

Azhari menegaskan, program ini merupakan bentuk respons cepat terhadap kebutuhan dasar masyarakat pascabanjir, khususnya akses air bersih yang sangat vital untuk kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekannya di DPD RI yang telah memberikan dukungan sehingga program sumur bor ini dapat terealisasi dengan cepat dan efisien.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan anggota DPD RI yang telah membantu,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Alue Ie Puteh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.
 
Menurutnya, keberadaan sumur bor sangat membantu masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Azhari Cage. Sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi nanti bisa digunakan untuk kebutuhan tarawih dan buka puasa,” tutupnya.(A1)
Bagikan:
KOMENTAR