Support Sistem Islam Pasti Mencegah Pencabulan


author photo

3 Mar 2026 - 04.29 WIB



Oleh : Suryani Rahmah, A.Md Far (Pemerhati Masyarakat)
 
Meski baru awal tahun, namun kasus pencabulan di Berau sudah mulai marak. Polres Berau mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua. Pasalnya di awal tahun 2026 ini, Polres Berau telah menangani setidaknya 4 kasus pencabulan di Berau. Untuk mencegah adanya kasus pencabulan dengan iming-iming bujuk rayu, pihak PPA Polres Berau mengadakan sosialisasi ke sekolah tentang bahaya bermain gadget tanpa pengawasan.
Mulai maraknya kasus pencabulan di Berau padahal di awal tahun menunjukkan rawannya ancaman ke depan akan lebih lagi. Sosialisasi dengan bahaya gadget tanpa pengawasan orang tua tentu tidak cukup. Perlu peran negara dalam hal media tentu lebih solutif. Sayangnya jangankan membatasi media, negara justru open terhadap berbagai pemikiran dan kebijakan yang mengancam generasi.
 
Pencabulan Akibat Sistem Liberal
 
Pencabulan pada anak bagaikan fenomena gunung es, karena kasus ini banyak yang tidak terdata. Entah karena korban takut melaporkan atau malu karena menganggap ini sebagai aib. Pelecehan seksual sebenarnya bukan sebab dari kerusakan, melainkan akibat dari rusaknya sistem saat ini yang telah membuat manusia berprilaku lebih hina dari hewan.
Saat ini kita hidup dalam sistem yang memisahkan antara aturan agama dan kehidupan. Sehingga tak aneh ketika kita mendapati banyak kaum muslim yang bahkan mereka alergi dengan agamanya sendiri. Mereka takut ketika harus menujukkan jati diri mereka sebagai muslim. Takut dianggap sok suci atau bahkan takut di cap teroris. Sehingga kaum muslim sedang berada di titik lemah dari segi ketakwaan individu, juga lemah tsaqafah Islamnya.
Selain itu, paham kebebasan berperilaku yang lahir dari rahim sekulerisme telah membuat sebagian kaum muslim teracuni, mereka bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan, tak akan ada yang melarang karena ini bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM). Ketakwaan individu remaja lemah, di keluarga pun bentengnya rapuh, sosial masyarakat yang cuek dan tidak adanya support negara.
Sistem liberal sekuler adalah akar maraknya kasus pencabulan. Faktor ekonomi, lemahnya sistem hukum, sistem pendidikan sekuler dan sebagainya akan terus mengancam negeri ini. Selama biang masalah ini dibiarkan maka berbagai persoalan termasuk salah satunya pencabulan akan terus bertambah.
Siapa pun berpotensi jadi pelaku dan korban pencabulan. Oleh karena itu pengawasan peran individu orang tua saja tidak cukup. Perlu kerjasama berbagai pihak tentunya dengan support sistem negara.
 
Islam Support Sistem Mencegah Pencabulan
 
Hanya dengan diterapkan Islam, mampu mengakhiri kasus pencabulan ini. Islam mencegah tidak pencabulan dengan tiga pilar, yakni : Ketakwaan Individu, Kontrol Masyarakat dan aturan Islam yang diterapkan oleh negara.
 
         Untuk pencegahannya Islam mengatur secara terperinci batasan-batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan, yakni (1) mewajibkan perempuan menutup aurat dengan berhijab syar’i (kewajiban memakai jilbab dan kerudung di ruang publik); (2) kewajiban menundukkan pandangan bagi laki-laki dan perempuan; (3) Larangan berkhalwat, tabaruj (berhias di hadapan nonmahram), dan berzina; (4) Islam memerintahkan perempuan didampingi mahram saat melakukan safar (perjalanan lebih dari sehari semalam) dalam rangka menjaga kehormatannya; dan (5) Islam memerintahkan untuk memisahkan tempat tidur anak.
Support sistem Islam salah satunya adalah sistem sanksi yang bersifat Jawabir dan Jawazir, akan mencegah pencabulan terjadi. Pencegahan pun sudah dilakukan dengan berbagai aturan pergaulan sosial, termasuk pendidikan dalam Islam akan jadi filter. Demikianlah support sistem Islam pasti dalam mencegah pencabulan, anak dalam sistem Islam tak hanya terjamin keamanan jiwanya, tapi juga pikiran dan keimanannya.
Wallahu ‘alam bi Showab
Bagikan:
KOMENTAR