SUKA MAKMUE – Dunia olahraga bola voli di Kabupaten Nagan Raya diguncang kabar yang sangat mengejutkan. Masyarakat dan sejumlah pengurus klub menyatakan kekagetannya menyusul isu bahwa kepengurusan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Nagan Raya periode baru telah dinyatakan terpilih, tanpa ada satu pun undangan, pemberitahuan, maupun pengumuman resmi mengenai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab).
Hingga saat ini, kalangan pegiat olahraga mengaku sama sekali tidak mengetahui kapan, di mana, dan siapa saja yang terlibat dalam proses pemilihan tersebut. Proses yang berjalan gelap dan tiba-tiba ini semakin menimbulkan kecurigaan kuat bahwa penetapan pengurus dilakukan secara sepihak, melanggar aturan organisasi, serta mengabaikan hak partisipasi klub-klub yang selama ini menjadi tulang punggung perkembangan voli di daerah ini.
Proses Penuh Tanda Tanya
"Kami baru mendengar kabar ini dari mulut ke mulut. Tidak ada surat undangan, tidak ada pemberitahuan resmi kepada klub. Bagaimana mungkin pengurus sudah sah terpilih, padahal kami tidak pernah tahu kapan Muscab-nya dilaksanakan?" ungkap salah satu perwakilan klub di Suka Makmue, Sabtu (4/7/2026).
Pemilihan pengurus cabang mutlak harus dilaksanakan melalui Muscab yang terbuka, mengundang seluruh anggota yang sah, serta berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBVSI. Proses yang berjalan tertutup dan tanpa diketahui pihak terkait jelas bertentangan dengan prinsip demokrasi, transparansi, dan kebersamaan dalam memajukan olahraga.
Desakan Tegas Kepada Pengurus Provinsi
Melihat kejanggalan yang sangat mendasar ini, masyarakat dan pengurus klub sepakat mendesak Pengurus PBVSI Provinsi Aceh untuk segera turun tangan dan mengambil langkah tegas:
- Membatalkan segera hasil penetapan pengurus yang tidak jelas prosesnya dan dinyatakan tidak sah secara organisasi;
- Memfasilitasi dan mengawasi langsung pelaksanaan Muscab PBVSI Kabupaten Nagan Raya yang baru, yang terbuka, partisipatif, dan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku;
- Menjamin tidak ada lagi upaya penunjukan sepihak atau proses gelap yang hanya menguntungkan segelintir pihak.
"Kami berharap voli di Nagan Raya terus maju dan melahirkan atlet berprestasi. Jangan sampai urusan organisasi yang tidak transparan justru mematikan semangat atlet dan pengurus yang sudah berjuang keras selama ini," tambahnya.
Perkembangan selanjutnya akan kami pantau terus demi terciptanya kepengurusan PBVSI Nagan Raya yang kredibel, amanah, dan benar-benar berpihak pada kemajuan olahraga daerah.(Ak)