‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

Tim PKM-K USK Luncurkan SERA, Body Wash Berbasis Neuro-Aromaterapi Olahan Minyak Atsiri Aceh


author photo

29 Jul 2026 - 16.39 WIB


BANDA ACEH – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi meluncurkan SERA (Sequential Emotional Release Aromatherapy), inovasi body wash berbasis neuro-aromaterapi yang memanfaatkan minyak atsiri khas Aceh. Peluncuran produk berlangsung di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK pada 1 Juli 2026. Rabu (29 Jul 2026).

SERA merupakan produk hasil pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dikembangkan dengan mengoptimalkan potensi minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin) dan kenanga (Cananga odorata). Inovasi ini menjadi upaya mahasiswa dalam menghadirkan produk perawatan tubuh berbasis riset yang memiliki nilai tambah sekaligus berpotensi dikembangkan secara komersial.

Tim pengembang terdiri atas Imania Hardiana dan Thahara Salsabila dari Program Studi Farmasi Angkatan 2025 serta Cut Indira Amalia dari Program Studi Akuntansi Angkatan 2025. Pengembangan produk tersebut dibimbing oleh Apt. Dara Sukma Ratmelya, S.Farm., M.Farm.

Kolaborasi lintas disiplin tersebut memadukan kompetensi di bidang formulasi farmasi dan pengembangan bisnis sehingga menghasilkan produk yang tidak hanya mengedepankan kualitas, tetapi juga memiliki kesiapan untuk memasuki pasar.

Berbeda dengan body wash pada umumnya, SERA mengusung konsep Sequential Emotional Release Aromatherapy, yakni teknologi pelepasan aroma secara bertahap selama penggunaan. Kombinasi minyak atsiri nilam dan kenanga menghasilkan aroma yang khas dan lebih tahan lama sehingga memberikan sensasi relaksasi di samping fungsi utama sebagai pembersih tubuh.

Dalam kegiatan peluncuran, tim memperkenalkan produk kepada peserta melalui demonstrasi penggunaan serta pemaparan proses pengembangan, mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi, hingga penerapan konsep neuro-aromaterapi sebagai dasar inovasi. Peserta juga diberi kesempatan mencoba produk secara langsung dan berdialog dengan tim mengenai karakteristik serta keunggulan SERA.

Melalui dukungan pendanaan PKM, inovasi SERA diharapkan menjadi salah satu contoh keberhasilan riset mahasiswa dalam mengembangkan potensi unggulan Aceh menjadi produk bernilai ekonomi. Selain mendorong hilirisasi hasil penelitian, produk ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing komoditas minyak atsiri Aceh di industri perawatan tubuh.(A1)
Bagikan:
KOMENTAR