Anwar Tgk Rabo Pimpin PSI Aceh, Kepemimpinan Baru Ditantang Buktikan Profesionalisme Pers Siber


author photo

11 Sep 2026 - 23.24 WIB


BANDA ACEH — Anwar Tgk Rabo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Provinsi Aceh dalam Musyawarah Daerah (Musda) II PSI Aceh yang digelar di Banda Aceh, Jumat, 11 September 2026.

Anwar, yang disebut merupakan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), menggantikan Said Saiful sebagai Ketua PSI Aceh. Musda diikuti 12 peserta dan menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus penetapan kepemimpinan baru.

Sidang Musda dipimpin Pembina sekaligus pemegang mandat PSI Aceh, Muktarrudin Usman, S.E. Setelah melalui proses musyawarah, peserta menyepakati Anwar Tgk Rabo secara aklamasi untuk memimpin PSI Aceh.

Terpilihnya Anwar membawa tantangan baru bagi PSI Aceh. Kepemimpinan baru tidak hanya dituntut menjaga soliditas internal organisasi, tetapi juga membuktikan bahwa keberadaan organisasi pers siber mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan media digital yang semakin cepat.

Dalam sambutannya, Anwar menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan peserta Musda. Ia meminta dukungan seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk bersama-sama membangun serta memajukan organisasi.

«“Saya siap mengemban amanah ini dan memajukan organisasi pers ini. Saya juga memohon dukungan dari seluruh rekan-rekan,” kata Anwar.»

Menurutnya, kemajuan organisasi tidak dapat dibebankan kepada ketua semata. Kerja bersama seluruh pengurus dan anggota dinilai menjadi kunci untuk membangun PSI Aceh yang lebih solid dan profesional.

Anwar juga mengajak seluruh jajaran organisasi memperkuat kebersamaan serta menjalankan roda organisasi secara profesional.

Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi PSI Aceh untuk memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan kapasitas anggotanya. Tantangan lainnya adalah memastikan praktik jurnalistik yang dijalankan anggota tetap berpijak pada akurasi, verifikasi, keberimbangan serta etika pers.

Di tengah maraknya pertumbuhan media siber, profesionalisme menjadi isu penting. Kecepatan publikasi tidak semestinya menggeser kewajiban melakukan verifikasi dan memberikan ruang yang proporsional kepada pihak-pihak yang menjadi objek pemberitaan.

Karena itu, kepemimpinan Anwar diharapkan tidak berhenti pada pergantian struktur organisasi, tetapi mampu menghasilkan program konkret yang memperkuat kompetensi wartawan, meningkatkan kualitas jurnalistik dan membangun kepercayaan publik terhadap pers siber di Aceh.

Musda II tersebut turut dihadiri Sri Rahayu, Rina dan Saifannur. Ketua Panitia Musda II, Teuku Musliadi, mengatakan seluruh tahapan musyawarah telah dilaksanakan sesuai agenda yang dipersiapkan.

“Musda II ini menjadi momentum penting bagi PSI Aceh untuk memperkuat organisasi dan membangun kebersamaan. Kami berharap kepemimpinan baru dapat membawa PSI Aceh semakin maju serta berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme pers siber di Aceh,” ujar Teuku Musliadi.

Dengan terpilihnya Anwar Tgk Rabo secara aklamasi, PSI Aceh kini memasuki babak kepemimpinan baru. Publik dan insan pers tentu akan menunggu sejauh mana kepemimpinan tersebut mampu menerjemahkan komitmen profesionalisme menjadi kerja organisasi yang nyata.(A1)
Bagikan:
KOMENTAR