Wajah TNI di Zona Operasional: Buktikan Kemanunggalan, Lanal Lhokseumawe Bawa Detak Nadi HUT ke-81 Langsung ke Halaman Warga


author photo

7 Okt 2026 - 11.43 WIB


LHOKSEUMAWE — Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini tak sekadar diisi dengan upacara militer atau seremoni di balik tembok markas. Di wilayah penyangga operasional Mubadala Energy, wajah kemanunggalan TNI dan rakyat dipertontonkan secara nyata menjemput bola layanan kesehatan dan kebutuhan dasar langsung ke halaman warga.

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe menggandeng Mubadala Energy menggelar bakti sosial dan kesehatan massal, Rabu (7/10/2026). Dipusatkan di Meunasah Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, sejak pukul 09.00 WIB, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran negara tidak hanya terasa saat ada konflik, tetapi juga dalam pemenuhan hak dasar masyarakat sehari-hari.

Pjs Komandan Lanal Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Akbar Faisal Harahap, menegaskan bahwa agenda kali ini dirancang untuk mematahkan stigma bahwa peringatan institusi kerap kali berjarak dengan rakyat. 

“Kegiatan bakti sosial dan kesehatan ini adalah wujud rasa syukur kami. HUT TNI bukan hanya tentang refleksi internal, melainkan momentum untuk berbagi dan hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat, terutama akses kesehatan yang selama ini mungkin sulit dijangkau,” tegas Akbar di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, kolaborasi dengan Mubadala Energy di wilayah operasional perusahaan adalah strategi jitu. Sinergi antara komando teritorial dan sektor korporasi ini dinilai mampu menciptakan jaring pengaman sosial yang lebih kuat bagi warga sekitar.

“Kami ingin kolaborasi ini berhenti menjadi sekadar foto bersama. Ke depan, program yang menyentuh nadi kehidupan masyarakat harus terus dikembangkan. Kemanunggalan TNI-Rakyat hanya bisa kuat jika harmoni itu dirasakan langsung manfaatnya,” tambahnya.

Senada dengan Danlanal, perwakilan Mubadala Energy, Chief Security Kolonel (Purn) Sahid Hamdani, menyatakan bahwa keberpihakan pada masyarakat sekitar wilayah operasional adalah harga mati bagi perusahaan. 

“Pembangunan dan kesejahteraan tidak bisa dikerjakan dengan ego sektoral. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha, dan masyarakat. Momentum HUT ke-81 TNI ini kami jadikan ruang untuk memperkuat gotong royong tersebut,” ujarnya.

Suasana Meunasah Blang Naleung Mameh pagi itu tampak hidup. Warga tidak hanya antre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari tim medis Lanal, tetapi juga menerima bantuan paket sembako. Penyerahan plakat antara Lanal dan Mubadala Energy di akhir sesi menjadi simbolisasi "kontrak sosial" baru antara institusi keamanan, korporasi, dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan aman hingga pukul 11.00 WIB ini juga menjadi ajang konsolidasi lintas sektoral. Turut hadir dalam momen tersebut, jajaran muspika Kecamatan Muara Satu, mulai dari Camat Barlian, Danramil Muara Satu Kapten Inf Fakhrizal, hingga Kapolsek Muara Satu Iptu Abdul Karim. 

Kehadiran Pj Geuchik Blang Naleung Mameh Ibnu Azhari beserta perangkat desa dan ratusan warga menjadi penutup yang sempurna, bahwa agenda HUT ke-81 TNI tahun ini telah berhasil diterjemahkan ke dalam bahasa yang paling dimengerti oleh rakyat kepedulian dan kehadiran langsung. (A1)
Bagikan:
KOMENTAR