Palestina sampai hari ini masih berada dalam bayang-bayang penjajahan dan kekerasan. Wilayah Gaza diblokade, akses makanan, air bersih, listrik, dan layanan kesehatan dibatasi. Serangan demi serangan terus terjadi, dengan korban terbesar adalah warga sipil anak-anak, perempuan, dan orang tua. Berbagai resolusi internasional tentang hak Palestina telah dikeluarkan, namun sebagian besar berhenti sebagai dokumen, tanpa keberanian untuk ditegakkan. Fakta ini menunjukkan bahwa penderitaan Palestina bukan karena kurangnya aturan, tetapi karena lemahnya keadilan.
Masalah utama Palestina adalah ketidakadilan yang dilegalkan oleh diamnya dunia. Penjajahan berlangsung lama karena kekuatan politik dan kepentingan global lebih diutamakan daripada nilai kemanusiaan. Selain itu, penderitaan Palestina perlahan dinormalisasi. Berita korban jiwa menjadi angka statistik, bukan lagi jeritan manusia. Ketika dunia terbiasa dengan kezaliman, maka kejahatan akan terus berulang tanpa rasa bersalah.
Mengakhiri derita Palestina bukan perkara mudah, tetapi bukan pula mustahil. Pertama, diperlukan tekanan internasional yang nyata, bukan sekadar kecaman. Hukum internasional harus ditegakkan secara adil tanpa standar ganda. Kedua, kesadaran publik harus terus dijaga. Suara masyarakat, media, dan generasi muda sangat penting agar isu Palestina tidak tenggelam oleh kepentingan lain. Ketiga, bantuan kemanusiaan berkelanjutan harus diberikan, tidak hanya saat konflik memanas, tetapi juga untuk pemulihan kehidupan dan masa depan generasi Palestina.
Dan kita umat Islam semua bersodara, ketika saudara kita sakit maka kita pun merasakannya, maka jangan lupakan Palestina lantunkan doa doa untuk mereka, share berita tentang mereka dan berjuang untuk mereka. Allah ﷻ berfirman dalam Qur'an surah An-nisa ayat 75, “Dan mengapa kamu tidak berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak…”.
Derita Palestina akan terus berlanjut selama keadilan hanya menjadi slogan. Solusi satu-satunya yaitu menerapkan sistem Islam (Khilafah). Dalam sejarah, Palestina terlindungi di bawah sistem Khilafah. Dengan sistem Islam, kekuatan politik, militer, dan diplomasi umat disatukan untuk menghentikan penjajahan.
Nuri, Bogor