ACEH UTARA – Kebiasaan sederhana yang dilakukan sejak usia dini dinilai dapat membentuk karakter anak hingga dewasa. Pesan itulah yang dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 37 melalui sosialisasi “Menabung Sejak Dini dan Cuci Tangan yang Baik dan Benar” di MIN 22 Aceh Utara, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja Kelompok 37 yang menyasar siswa sekolah dasar dengan pendekatan edukatif dan praktik langsung. Dua materi yang diberikan diarahkan untuk membangun kebiasaan positif, yakni kemampuan mengelola uang secara sederhana serta kesadaran menjaga kebersihan diri.
Materi “Menabung Sejak Dini” disampaikan Hidayanti, mahasiswa Jurusan Akuntansi. Para siswa diperkenalkan dengan pentingnya menabung, manfaat menyisihkan uang, serta cara sederhana mengatur dan menggunakan uang secara bijak sejak usia sekolah.
Menurut mahasiswa KKN, kebiasaan menabung tidak harus dimulai dengan jumlah besar. Hal terpenting adalah membangun kedisiplinan dan kesadaran untuk menyisihkan sebagian uang yang dimiliki serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.
Sementara itu, materi “Cuci Tangan yang Baik dan Benar” disampaikan Dwi Ananda Rizky, mahasiswa Fakultas Kedokteran. Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan sebagai bagian dari pola hidup bersih dan upaya mencegah penyebaran penyakit.
Tidak berhenti pada penyampaian teori, mahasiswa juga menjelaskan waktu-waktu penting untuk mencuci tangan serta memperagakan enam langkah mencuci tangan yang baik dan benar.
Antusiasme siswa terlihat ketika mereka dilibatkan langsung dalam sesi praktik. Para siswa mengikuti setiap tahapan mencuci tangan sehingga tidak hanya mengetahui secara teori, tetapi juga dapat mempraktikkannya secara langsung.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para siswa. Interaksi dua arah membuat suasana sosialisasi berlangsung lebih aktif dan tidak monoton.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 37 berharap edukasi sederhana yang diberikan dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi mahasiswa, KKN bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan edukasi praktis yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk membangun kebiasaan baik sejak bangku sekolah.