‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

Hadiri Maulid di Dua Masjid, MPMH Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian untuk Anak Yatim


author photo

27 Agu 2026 - 15.38 WIB




BIREUEN — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Kamis (27/8/2026).

Momentum keagamaan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Majelis Peudada Meusaboh Hate (MPMH) yang memenuhi undangan Maulid di dua masjid, yakni Masjid Baitul Ansar, Alue Sijuek, dan Masjid Tgk. Meurehom Muda, Blang Kubu.

Kehadiran MPMH tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menyatukan hati serta membangun semangat kebersamaan bersama masyarakat Peudada.

Rombongan MPMH dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal MPMH, Helmi, bersama jajaran pengurus. Kedatangan mereka disambut hangat para Keuchik setempat dan masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para pengurus MPMH berbaur bersama masyarakat dan tokoh-tokoh setempat. Silaturahmi pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan persaudaraan.

Santunan Anak Yatim
Di Masjid Tgk. Meurehom Muda, Blang Kubu, rangkaian Maulid juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

Sekjen MPMH Helmi mendapat kepercayaan dari Tgk. Zainal, Raja Imum Masjid, untuk menyerahkan langsung santunan tersebut kepada para anak yatim.

Momen penyerahan santunan berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Bagi MPMH, berbagi dengan anak yatim merupakan bagian dari semangat kepedulian sosial sekaligus upaya meneladani kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW.

Helmi mengatakan, persatuan dan kebersamaan merupakan kekuatan utama masyarakat dalam membangun Peudada yang lebih baik.

“Kita bersatu bukan karena satu nama, bukan karena satu tempat, tetapi karena satu keimanan, satu harapan, dan satu cinta kepada agama Islam dan tanah air kita, Peudada.”

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya dikenang melalui peringatan Maulid, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, membantu dan menyayangi.

“Tidak ada yang terasing, tidak ada yang tertinggal. Semua adalah saudara,” ujarnya.

MPMH Berkomitmen Hadir Bersama Masyarakat

Kehadiran MPMH dalam dua kegiatan Maulid tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat.

MPMH berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan sebagai wadah yang menyatukan hati dan langkah masyarakat Peudada.

Melalui semangat Meusaboh Hate, MPMH berharap persaudaraan dan kebersamaan masyarakat semakin kokoh.

Bersatu dalam hati, bersama dalam langkah, dan bergerak untuk Peudada yang maju, bersatu dan bermartabat.(MN)
Bagikan:
KOMENTAR