‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

Dituding Ada Penyimpangan Anggaran, Plt Kadishub Bireuen: “Itu Fitnah, Saya Baru Lima Bulan Menjabat”


author photo

2 Sep 2026 - 21.06 WIB




BIREUEN — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen, Zulkifli AB., S.Sos., membantah keras tudingan dugaan penyimpangan anggaran operasional bus sekolah dan kendaraan dinas yang sebelumnya diberitakan.

Zulkifli menegaskan, tudingan tersebut tidak berdasar dan sama sekali tidak pernah dilakukan selama dirinya menjabat sebagai Plt Kepala Dishub Bireuen.

Klarifikasi itu disampaikan Zulkifli kepada awak media, Selasa (1/9/2026), menyusul beredarnya informasi yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran di lingkungan Dishub Bireuen.

“Berita itu fitnah dan tidak mungkin saya lakukan. Saya baru lima bulan menjabat sebagai Plt Dishub. Bagaimana mungkin saya melakukan pekerjaan tersebut yang menyimpang,” kata Zulkifli.

Menurutnya, tudingan tersebut diduga berasal dari oknum internal yang tidak puas terhadap langkah pembenahan yang sedang dilakukan di lingkungan Dishub Bireuen.

Ia menduga informasi tersebut sengaja digulirkan untuk membentuk opini negatif sekaligus menjatuhkan reputasinya sebagai pejabat yang saat ini dipercaya memimpin Dishub.

“Ini saya nilai sebagai bentuk penggiringan opini oleh oknum internal yang tidak suka dan tidak bertanggung jawab. Tujuannya diduga ingin menjatuhkan saya dari posisi Plt serta mengganggu proses pembenahan yang sedang saya lakukan,” ujarnya.

Zulkifli mengatakan, dirinya mendapat kepercayaan dari Bupati Bireuen untuk melakukan pembenahan di internal Dishub, termasuk mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan qanun daerah.

Karena itu, ia mengaku tidak ingin berbagai isu yang belum terverifikasi menghambat upaya pembenahan dan peningkatan kinerja instansinya.

Ia juga meminta media agar melakukan konfirmasi langsung kepadanya apabila memperoleh informasi atau isu terkait Dishub Bireuen sebelum mempublikasikannya.

“Saya berharap kalau ada isu tertentu atau pemberitaan yang bersifat negatif terhadap Dishub Bireuen, rekan-rekan wartawan bisa langsung konfirmasi kepada saya. Jangan sampai informasi yang belum jelas kemudian berkembang menjadi fitnah dan berita bohong yang merusak citra saya,” katanya.

Zulkifli menilai, pemberitaan yang tidak melalui proses konfirmasi berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat, terutama terkait kinerjanya selama menjabat sebagai Plt Kepala Dishub Bireuen.

Di sisi lain, dugaan penyimpangan anggaran operasional bus sekolah dan kendaraan dinas yang sebelumnya beredar hingga kini masih berupa tudingan sepihak. Belum terdapat pemeriksaan atau pembuktian dari aparat berwenang yang dapat memastikan adanya pelanggaran hukum.

Dengan demikian, tudingan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum sebelum dilakukan verifikasi, audit, pemeriksaan, dan pembuktian sesuai mekanisme yang berlaku.(Ib)
Bagikan:
KOMENTAR