‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎
‎ ‎

Serangan di Tepi Barat Masif dan Brutal, Anak-anak Jadi Korban


author photo

7 Sep 2026 - 17.05 WIB




Oleh: Aurora Ridha (Aktivis Muslimah Kalsel)

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa konflik di Palestina sampai saat ini belum terselesaikan. Alih-alih konfik di Palestina meredam, namun kian justru memprihatinkan. Jumlah kematian anak-anak di Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, lebih dari satu anak setiap minggunya, anak-anak yang mengalami luka-luka sampai ribuan dan berjumlah ratusan anak Palestina yang ditahan oleh militer Israel. Tentu ini adalah hal yang sangat serius dan memprihatinkan bagi masyarakat Palestina hari ini.

Sebagaimana yang yang disampaikan oleh Wakil Koordinator Khusus PBB untuk proses Perdamaian Timur Tengah, yakni Ramiz Alakbarov, menyampaikan peringatan soal potensi ledakan konflik menyusul aksi brutal tentara dan pemukiman Israel di Tepi Barat belakangan. Serangan-serangan itu terang-terangan dilakukan di wilayah yang diakui komunitas internasional sebagai wilayah Palestina. Beliau juga menyatakan bahwa hingga per 10 Agustus 2026 ada sebanyak 76 warga Palestina syahid di Tepi Barat sepanjang tahun 2026 termasuk di dalamnya berjumlah 18 anak-anak yang maih di bawah umur. (news.republika.co.id, 02/09/26)

Otoritas Kepresidenan Palestina yakni Ramallah menilai eskalasi serangan yang dilakukan tentara dan pemukim Israel di Tepi Barat semakin memperkeruh suasana serta mengancam prospek perdamaian di kawasan. Juru Bicara Kepresidenan Palestina yakni Nabil Abu Rudeinah pada Jumat (14/8) lalu mengecam serangkaian serangan terbaru di Kota Qusra, Kegubernuran Nablus, termasuk pengepungan terhadap keluarga-keluarga Palestina serta upaya mendirikan pos-pos permukiman di atas tanah milik warga Palestina. (riau.anataranews.co.id, 02/09/26)

Sejatinya apa yang terjadi di Palestina hingga hari ini merupakan sebuah kejahatan Zionis Israel terhadap anak-anak Palestina yang terbukti dan terang-terangan sangat biadab serta menjijikan, yang pada akhirnya menimbulkan trauma, serta penderitaan dan kerusakan nyata bagi anak-anak yang ada di Palestina. namun dalam system hari ini mustahil permasalahan yang ada di Palestina dapat terselesaikan. Karena system hari ini bukannya menyelesaikan permasalahan yang ada di Palestina namun justru melegalkan perbuatan para Zionis Israel dalam menyerang Palestina. Terbukti dengan konflik yang ada di Palestina hingga hari ini belum tuntas.

Zionis dengan sengajanya meningkatkan teror, ribuan serangan, pengusiran, perampasan serta genosida dalam senyap untuk menguasai tepian Barat sebagaimana mereka telah berhasil menguasai Gaza hari ini. Dalam hal ini semakin terihat jelas bahwa atauran dalam system hari ini hanya untuk menguntungkan bagi mereka yang memiliki kepentingan di dalamnya.
Belum lagi kejahatan para Zionis terhadap anak-anak yang ada di Palestina sejatinya harus dilawan karena hal demikian merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Namun sayangnya dunia dan para penguasa muslim di negeri-negeri hari ini tidak bertindak apa-apa dengan melihat kondisi Palestina yang setiap harinya semakin memprihatinkan.

 Penguasa muslim hari ini hanya sekedar mengecam serta memberikan bantuan sosial padahal yang mereka butuhkan bukanlah hal demikian namun yang mereka butuhkan hari ini adalah dibebaskannya masyarakat Palestina hari ini dari serangan Zionis.

Sangat jauh berbeda dalam system Islam, Islam mengharamkan pembiaran kejahatan yang dilakukan terhadap anak-anak dan kemanusiaan secara total. Dalam Islam nyawa seseorang sangatlah berharga sehingga hukuman bagi para pelanggar hukum syariat seperti pembunuhan akan diberikan sanksi yang berat.

Saudara sesama muslim itu ibaratnya satu tubuh, jika salah satu tubuh ada yang sakit maka semua tubuh akan merasakan sakit yang sama. Begitupun dengan sesama saudara muslim, jika salah satu muslim yang lain merasakan sakit seperti yang di alami oleh masyarakat Palestina hari ini, harusnya kita sesama muslim juga merasakan apa yang mereka rasakan sehingga kita tidak akan hanya tinggal diam melihat kebiadaban yang dilakukan oleh Zionis terhadap masyarakat Palestina hari ini.

Hari ini ukhuwah Islam dan persatuan negei-negeri muslim sudah sangat genting untuk kemudian menegakkan Khilafah dalam melwan kejahatan para Zionis Israel. Karena skala negara yang menyerang juga harus diserang balik dengan skala negara pula.
Seruan jihad dan pengiriman para tentara-tentara Islam untuk membebaskan Palestina harus terus menerus digaungkan karena yang bisa membebaskan Palestina hari ini hanya dengan satu cara, yakni dengan jihad fisabilillah. Wallahualam bishawab.
Bagikan:
KOMENTAR