LHOKSEUMAWE – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., M.P., memperkuat koordinasi lintas sektor melalui pertemuan bersama Satgas Pangan, anggota DPRA, serta mitra pembangunan di Platform Cafe, Lhokseumawe, Selasa malam (27/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung informal tersebut dihadiri Ketua Satgas Khusus Swasembada Ketahanan Pangan Korwil III Aceh, Rasyidin, S.I.P., M.I.P., dan anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Saiful Bahri A. Jalil atau Pon Yahya.
Diskusi menyoroti pentingnya sinkronisasi program pertanian antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, termasuk penguatan dukungan infrastruktur, pendampingan petani, serta akses sarana produksi.
Azanuddin menegaskan, kolaborasi lintas pemerintahan dan lembaga menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan Aceh.
Selain sektor pertanian, pertemuan tersebut juga membahas agenda strategis penataan Hak Guna Usaha (HGU) di Aceh.
Dalam diskusi bersama mitra pembangunan dari Bytra dan SAHARA, Azanuddin menjelaskan bahwa penataan HGU merupakan amanah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akan dilaksanakan melalui koordinasi dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh.
Perwakilan Bytra, Muhadi, menyampaikan pengalaman lembaganya dalam melakukan reviu perizinan di Kabupaten Aceh Utara pada 2016. Ia menyatakan kesiapan Bytra, SAHARA, dan tim yang pernah terlibat untuk berbagi pengalaman serta mendukung proses penataan HGU melalui tim yang telah dibentuk Pemerintah Aceh.
Menanggapi tawaran tersebut, Azanuddin menyambut positif dan menyatakan akan mengoordinasikannya dengan Tim Penataan HGU di Banda Aceh.
Pertemuan ini diharapkan tidak berhenti pada komunikasi informal, tetapi berlanjut menjadi kerja sama yang baik dalam memperkuat ketahanan pangan, tata kelola pertanahan, dan kesejahteraan masyarakat Aceh.(A1)