‎ ‎
‎ ‎

Mahasiswa KKN Unimal Beri Dukungan Psikososial Anak Korban Banjir di Aceh Utara


author photo

20 Jan 2026 - 17.33 WIB




ACEH UTARA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN–PPM) Kelompok 13 Universitas Malikussaleh memberikan dukungan psikososial kepada siswa Sekolah Dasar Negeri 6 Muara Batu, Desa Dakuta, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas dampak banjir yang melanda Desa Dakuta beberapa waktu lalu, yang dinilai berpotensi mengganggu kondisi psikologis anak-anak. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan khusus pascabencana.

Dukungan psikososial diberikan kepada siswa kelas I hingga kelas III SD Negeri 6 Muara Batu. Program diawali dengan apel bersama di lapangan sekolah yang dilanjutkan dengan senam pagi untuk membangun suasana ceria dan rasa aman bagi para siswa.

Selanjutnya, para siswa mengikuti kegiatan di dalam kelas masing-masing. Setiap kelas didampingi oleh tiga mahasiswa KKN–PPM Kelompok 13. Rangkaian kegiatan meliputi perkenalan dan ice breaking, safety induction, teknik asesmen kondisi emosional, serta stabilisasi emosi.

Pada sesi safety induction, mahasiswa mengajak siswa bernyanyi bersama dengan tema banjir. Lagu tersebut berisi pesan edukatif mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat banjir datang. Teknik asesmen dilakukan dengan menggunakan emoji ekspresi untuk mengetahui perasaan siswa pascabencana. Sementara itu, stabilisasi emosi dilakukan melalui permainan yang melatih konsentrasi dan kebersamaan.

Antusiasme siswa terlihat tinggi sejak awal kegiatan. Mereka menyambut kedatangan mahasiswa dengan hangat dan berpartisipasi aktif dalam setiap sesi yang diberikan.

Sekretaris KKN–PPM Kelompok 13 sekaligus Koordinator Program, Dilla Agustin, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah.

“Program ini berjalan dengan sangat baik. Murid-murid ramah dan menyambut kami dengan senyuman. Guru dan staf sekolah juga memberikan ruang serta dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses,” ujarnya.

Program dukungan psikososial ini diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak banjir pada November lalu, sekaligus menciptakan kembali rasa aman dan semangat belajar di lingkungan sekolah.(**)
Bagikan:
KOMENTAR